Rabu, 10 Februari 2010

Eem....

Kalo ada orang yang tanya: "Maukah kamu menerima aq apa adanya???", trus kamu akan menjawab apa??? Kadangkala kita susah memberikan jawaban sesuai dengan hati nurani kita.. Bila kita tidak mau,,kita cenderung DIAM dan pergi menjauh atau menjaga jarak.. Betulkan???
Apakah yang demikian itu sikap yang bisa dibenarkan??? Padahal seseorang yang ada disana mungkin telah banyak membuang waktu hanya demi sebuah JAWABAN.......

Lalu bagaimana kita harus mengambil sikap???
  • Diam
  • Jujur
  • Pergi tanpa pesan
Smua pilihan mengandung konsekuensi masing2..,yang harus siap di jalani oleh kita yang mengambil sikap itu.
Alangkah baiknnya jika kita bisa memberikan jawaban sesuai dengan apa yang ada di hati kita,meskipun itu sangat sulit. Jangan pergi tanpa pesan,,itu akan menunjukkan seberapa tidak dewasanya kita dalam menyikapi hal yang terjadi

Keep Smile... ^_^

Minggu, 17 Januari 2010

about valz....

”Be my Valentine???”
Ups,,,pertanyaan itu memang mengggoda. Asal tahu aja, Ken Sweiger dalam artikel ”Should Biblical Cristians Observe It” (www.korrnet.org) mengatakan kata Valentine berasal dari Latin yang berarti : ”Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”.
Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, Tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi ”to be my Valentine”, hal itu berarti memintanya menjadi ”Sang Maha Kuasa”
Dalam Islam, hal ini disebut SYIRIK, yang artinya menyekutukan Allah!!!

about valz...

HISTORY OF VALENTINE

Valentine bukan tradisi Islam, bukan juga tradisi dalam Negeri yang harus dijaga. Nggak percaya??? Lihat sejarahnya yukzzzz.....
Asosiasi Pertengahan bulan Februari dengan cinta dan kesuburan sudah ada sejak dulu. Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dan pertengahan Februari adalah bulan yang dipersembahkan kepada pernikahan suci dewa Zeus dan dewi Hera
Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus menyembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari dijejalanan Kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit kambing, dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Terutama wanita-wanita akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikaruniai kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah
Hari Raya Gereja
Menurut Ensiklopedia Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), nama Valentinus paling tidak menunjuk kepada 3 martir atau santo (orang suci) yang berbeda :
- seorang pastur Roma
- Seorang Uskup Interamna (modern Terni)
- Seorang Martir di Provinsi Romawi africa
Kaitan antara ketiga martir ini dengan Hari raya Cinta romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius II pada tahun 498 M, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui tentang Martir ini. Namun Hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo valentinus. Santo Valentinus adalah seorang calon Uskup Roma pada tahun 143 M. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius II sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia 15 Februari
Catatan pertama dihubungkannya hari raya santo Valentinus dengan Cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, dimana dipercayai bahwa 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Keppercayaan ini ditulis pada karya sang sastrawan Inggris Pertengahan ternama, Geoffrey Chauce
Pada abad pertengahan juga mulai beredar legenda-legenda tentang Santo Valentinus, al:
- Sore hari sebelum Santo Valentinus akan gugur sebagai Martir (mati syuhada), ia menulis sebuah pernyataan Cinta Kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis ”Dari Valentinusmu”
- Ketika serdadu Romawi dilarang menikah oleh kaisar Claudius II, Santo Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka.,dll.

Let’s say....,no more Valentine?!!!!

Rabu, 10 Juni 2009

DziKiR


Dalam setiap setiap kehidupanku, kuupayakan untuk senantiasa mengingat pada apa yang telah dianugrahkan oleh-Nya
Dengan melihat, merunung dan membayangkan, aku belajar bagaimana caranya selalu bersyukur...
DIA yang telah menciptakan aku, memberi kehidupan padaku, mengajari aku, serta selalu menjagaku di setiap aku terjaga ataupun saat aku nyenyak dalam lelap
DIA tak pernah mengharap balas, DIA tak pernh menuntut, terlebih memaksa...
DIA hanya minta,,agar aku selalu mengingat-Nya
dalam perkataan, perbuatan, dan ingatan
DIA ada dalam DZIKIRku...


salahkah???

salahkah bila aku menuntut KEJUJURAN???
salahkah jika hati menginginkan KETULUSAN???
salahkah bila diri mengharap KETERBUKAAN???
dan...
apakah salah jika aku mempertanyakan KESALAHAN????

Sabtu, 06 Juni 2009

kadang ku rasa 'Dy' begitu dekat...
tak jarang pula ku rasa 'Dy' begitu jauh...
tapi tak pernah kupungkiri,,
'Dy' selalu memperhatikanku...
'Dy' selalu mengingatku...
dalam setiap hembus nafasku,,
dalam setiap tingkah lakuku,,
dalam setiap denyut nadiku,,
dan dalam selang kehidupanku,,,
ku harapkan nama-Nya selalu ada di diriku...


'Dy'....TuHaNku...