
Malam ini aq harus kembali berjuang,,, bila aq tak ingin mati kelaparan. Demi sebuah nyawa, aq harus rela mempertaruhkan nyawa. Demi kehidupan, aq harus rela menggadaikan kehidupan. Demi setetes darah, aq harus selalu siap meneteskan darah…
Aq mulai berkeliling. Aq mencari dimana aq bias mendapat sumber kehidupan. Tolong… Siapapun Bantu aq. Demi kelangsungan hidup para penerusq. Tolong… Wahai manusia yang ada disekitarq, tolong aq. Beri aq sedikit darahmu. Tolong… Ikhlaskanlah…
Aq mencoba mendekati orang itu. Dari wajahnya, aq mencari keikhlasan. Tak q temukan. Lanjut,,,aq menghampiri tangannya. Dia menepisq dengan kasar. Bahkan dia berusaha mengusirq.
Kenapa??? Aq hanya hanya minta sedikit. Kau tidak akan mati karenanya,,,
Aq tak berputus asa. Sampai tempat terakhir dari dirinya. Aq meminta dengan melatkakan kepalaq di kakinya… Aq memohon kepadanya. Mengharap keikhlasanya…
Yeah!!! Aq mendapatkannya. Aq mendapatkan darahnya. Aq sudah membayangkan, dengan protein yang ada pada darahnya, aq akan mendapatkan keturunan. Aq akan dapat melangsungkan kehidupan. Aq akan dapat menghasilkan generasi penerus…
Tapi nasib berkata lain. Belum sempat aq berterima kasih kepadanya, sebuah pukulan keras telah menghentakkanq… Membuat anggota tubuhq merasakan sakit yang luar biasa. Darahpun mengalir deras.
Aq sakit…
Aq sekarat…
Kenapa hidup ini begitu sulit??? Kenapa mendapat keikhlasan sangatlah sulit??? Apakah karena aq hanya seekor nyamuk???
